Keramaian

Melihat berbagai macam manusia lalu lalang, dengan kehebatannya masing-masing

Kemudian saling membanding-bandingkan tentang “siapa yang paling hebat?”

Pikiranku kemudian penuh sesak mengenai kekhawatiran-kekhawatiran tentang eksistensi diri

Seketika diriku ramai menjelma menjadi berpasang-pasang tanda tanya yang menyerang balik diriku dengan pertanyaan “Lantas kau hidup untuk apa?”

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s