Tentang Embrio bernama “Sebulan Menemukan Apa”

Sore itu, seperti biasa ketika keteduhan menyertai, kami berdua ikut merayakan sore tersebut di sebuah warung kopi yang sudah kami anggap sebagai rumah ke sekian bagi kami. Ialah saya dan Cahyo. Kami berdua selalu menyempatkan untuk bertemu –biasanya- sekali dalam seminggu untuk sekedar berdiskusi mengenai buku, sosial, filsafat, musik, film atau apapun itu, karena Cahyo ini merupakan salah seorang sahabat yang sudah saya anggap sebagai saudara, kebetulan kami juga tumbuh dalam bacaan dan musik yang sama, karena kita sudah bersahabat sedari SMA. Tibalah perbincangan kami kepada satu momen dimana kami pernah sama-sama belajar untuk memotret menggunakan kamera analog Range Finder yang kami isi dengan film roll 35mm yang sudah kadalursa, dimana dalam satu roll film, mungkin yang jadi menjadi sebuah foto hanya sebanyak 10 foto. Kemudian Cahyo bertutur kata menceritakan teori hermeunetika berdasarkan buku Kisah Mata – Seno gumira Ajidarma, intinya pada sore itu kami lebih banyak bercerita tentang fotografi secara filosofis.

Hingga tiba pada sebuah pernyataan Cahyo yang berkata, “Saya ingin membuat sebuah essay foto yang dimana saya motret setiap hari tertentu pada pukul 4 sore, semisal Sabtu pukul 4 sore, dan proyek itu dikerjakan selama setahun”. Saya cukup berdecak kagum dengan pernyataan Cahyo tersebut, juga kagum tentang keinginan dia untuk berkarya. Saya kemudian berkata juga tentang keinginan saya untuk membuat sebuah karya, lebih tepatnya ingin memaknai keseharian saya untuk diubah kedalam bentuk tulisan selama sebulan, tadinya ingin diberi nama; Sebulan bercerita. Kami berdua memiliki keinginan yang sama untuk membuat sebuah karya berdasarkan jalannya masing-masing. Hingga, munculah sebuah ide untuk menggabungkan kedua keinginan kami tersebut menjadi sebuah essai fotografi yang akan kami jadikan buku, dimana Cahyo berperan dalam melahirkan sebuah karya dalam fotografi, saya membantu nya dalam proses penulisan konten untuk mendeskripsikan foto tersebut. Akhirnya kami berdiskusi tentang konsep calon karya kami, tepat di sore itu, sambil merasakan keteduhan dan kopi yang menyertai.

Merasa bahwa keseharian yang sering kita jalani, terkadang kurang kurang kami maknai sepenuhnya, padahal dalam keseharian tersebut memberikan sebuah ruang drama, sentimentil, kontemplasi, kebahagiaan hingga ego kita sendiri yang mendominasi rutinitas kita yang terkadang luput untuk kita maknai. Akhirnya kami menggabungkan keinginan Cahyo untuk memotret dan keinginan saya untuk bercerita melalui tulisan dalam sebulan menjadi proyek essai fotografi yang kami beri nama; Sebulan Menemukan Apa.

“Sebulan Menemukan Apa” menurut kami adalah proses memaknai rutinitas kami dalam satu bulan, meskipun nantinya, proses pemaknaan ini kami serahkan seutuhnya kepada orang-yang-melihat-foto, namun judul tersebut bagi-kami-setidaknya memiliki dua proses pencarian makna sendiri, yang pertama, kalimat tersebut bermakna pertanyaan, bahwa kami bertanya tentang “Sebetulnya kami menemukan apa sih dalam sebulan itu? Adakah kumpulan kami terhadap pencarian makna tersebut bermuara kedalam sebuah jawaban dari menemukan”. Yang kedua, kami ingin menjelaskan sebuah pesan bagi orang-yang-melihat-foto bahwa kami ingin menunjukan tentang “Apa yang telah kami temukan dalam sebulan itu”. Project ini, kami mulai terhitung dari tanggal 1 Oktober hingga 31, dengan frekuensi pengolahan foto dan tulisan dalam jangka waktu seminggu sekali.

Kami menyadari keterbatasan kami, terlebih kami berdua bukanlah seorang yang terbilang cukup sering membuat karya, saya seorang mahasiswa kesehatan masyarakat dan Cahyo merupakan seorang mahasiswa jurusan jurnalistik. Namun dalam berkarya, kami ingin benar-benar memaknai karya tersebut dengan mendalam, dengan filosofis. Juga bermaksud, untuk bersyukur atas keseharian yang kami jalani untuk kami lahirkan dalam essai fotografi.

Semoga kelak, bisa berbagi tentang memaknai.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s